Keterangan : Kepala SMAN 5 Tambusai Utara, Ibu Rubiatun, S.Pd., M.Pd., saat menyampaikan amanat penting di hadapan seluruh peserta upacara bendera hari Senin (10 Agustus 2026). Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya kedisiplinan, menjaga sarana prasarana sekolah, serta persiapan khusus bagi siswa kelas 12.
TAMBUSAI UTARA — Pelaksanaan upacara bendera hari Senin di lingkungan SMAN 5 Tambusai Utara berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh kedisiplinan. Kegiatan rutin yang diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta staf tata usaha ini menjadi momen penting bagi pihak sekolah untuk menyampaikan berbagai arahan strategis, pembinaan karakter, serta evaluasi kedisiplinan siswa secara menyeluruh.
Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala SMAN 5 Tambusai Utara, Ibu Rubiatun, S.Pd., M.Pd., menyampaikan sejumlah catatan penting dan penekanan khusus yang wajib diperhatikan dan dilaksanakan oleh seluruh peserta didik demi kemajuan bersama serta kenyamanan lingkungan belajar.
Amanat utama diawali dengan evaluasi terhadap jalannya upacara bendera. Ibu Rubiatun memberikan apresiasi atas peningkatan yang ada, khususnya terkait petugas upacara yang dinilai sudah semakin baik, tegas, dan penuh penghayatan. Selain itu, mengingat suasana bulan kemerdekaan, beliau membakar semangat nasionalisme para siswa dengan mengenang semangat juang 17 Agustus 1945. Nilai-nilai kepahlawanan tersebut diharapkan mampu diimplementasikan oleh para siswa dalam bentuk semangat belajar, ketekunan, dan disiplin tinggi di sekolah.
Fokus berikutnya menyoroti pentingnya penerapan disiplin yang sederhana namun konsisten, yang dimulai dari hal-hal mendasar seperti ketepatan waktu. Ibu Rubiatun menyoroti persoalan keterlambatan siswa saat datang ke sekolah. Disampaikan bahwa proses perubahan menuju disiplin yang lebih baik memerlukan proses konsisten yang harus dijaga bersama, baik oleh siswa maupun pihak sekolah, tanpa adanya pembiaran terhadap kebiasaan terlambat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Sekolah juga memberikan perhatian serius terhadap pemakaian sarana dan prasarana sekolah yang sering kali luput dari kepedulian bersama. Beberapa catatan penting yang ditekankan meliputi: Pemakaian Toilet Sekolah: Ditemukan perilaku yang tidak sesuai aturan, seperti siswa yang naik ke atas meja wastafel saat menggunakan fasilitas toilet. Hal ini selain merusak fasilitas, juga tidak mencerminkan etika menjaga fasilitas umum. Selanjutnya masalah Kebersihan Toilet dan Pembuangan Pembalut : Siswi dihimbau untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sanitasi dengan tidak membuang pembalut sembarangan, melainkan pada tempat sampah yang telah disediakan demi menjaga kesehatan dan kebersihan bersama.
Amanat khusus turut ditujukan untuk siswa kelas 12 yang saat ini berada di fase-fase akhir masa studi di SMAN 5 Tambusai Utara. Menjelang berbagai agenda penting termasuk kegiatan TKA (tes kemampuan akademik), para siswa didorong untuk lebih proaktif dan antusias dalam hal melengkapi pas photo yang diminta oleh pihak sekolah.
Melalui arahan langsung dari Kepala Sekolah dalam kegiatan upacara ini, SMAN 5 Tambusai Utara terus berkomitmen untuk membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, disiplin tinggi, serta kepedulian terhadap fasilitas dan lingkungan sekolah.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini