Segera Selesaikan Pembayaran Website Sekolah Agar Layanan Tetap Aktif (Admin : 087725104000)

Berita

Merawat Tuah Negeri: Upacara Bendera SMAN 5 Tambusai Utara Serukan Cinta Budaya Melayu dan Kelestarian Alam

Satria Mulyadi, S.I.P saat menyampaikan amanat.(14/09/2026)

Tambusai Utara — Suasana khidmat tampak menyelimuti lapangan upacara sekolah pada Senin pagi ini, (14/09/2026). Seluruh siswa, guru, dan staf pegawai mengikuti kegiatan upacara bendera mingguan dengan tertib, di mana rangkaian pengibaran Sang Saka Merah Putih berjalan lancar tanpa kendala.

Bertindak sebagai pembina upacara, Bapak Satria Mulyadi, S.I.P menyampaikan amanat yang berfokus pada dua pilar penting bagi kehidupan generasi muda saat ini, yakni pelestarian budaya lokal dan kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Dalam amanatnya, pembina upacara menekankan pentingnya mengenal dan merawat jatidiri budaya Melayu Riau di tengah arus globalisasi. Nilai-nilai luhur seperti sopan santun, semangat gotong royong, serta pepatah-petitih adat Melayu harus senantiasa menjadi pedoman dalam berprilaku sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

"Mengenal budaya Melayu Riau bukan sekadar tahu tentang pakaian adat atau pantun, melainkan menghayati filosofi di dalamnya, seperti ungkapan 'bertuah karena budi, celaka karena budi'. Generasi muda Riau harus bangga dengan warisan leluhurnya," ujar pembina upacara di hadapan ratusan peserta.

Selain pelestarian budaya, amanat juga menyoroti pentingnya menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar. Para siswa diajak untuk lebih peka terhadap kebersihan lingkungan sekolah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta berperan aktif dalam gerakan penghijauan. Penekanan ini dinilai krusial mengingat tantangan krisis lingkungan dan perubahan iklim yang kian nyata dirasakan saat ini.

"Menjaga alam adalah bagian dari iman dan cerminan dari budaya kita yang menjunjung tinggi keharmonisan dengan alam, sejalan dengan falsafah Melayu yang senantiasa memelihara 'tanah bertuah'. Mulailah dari hal kecil, seperti membuang sampah pada tempatnya dan merawat tanaman di sekitar kelas," tambahnya.

Rangkaian upacara kemudian ditutup dengan pembacaan doa bersama. Melalui amanat ini, pihak sekolah berharap para siswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter yang berbudaya serta kesadaran ekologis yang tinggi untuk masa depan bumi yang lebih baik.***


Komentar

×
Berhasil membuat Komentar
×
Komentar anda masih dalam tahap moderator
1000
Karakter tersisa