Kamis, 15 Oktober 2026 01:11 WIB
27
|-
Penulis : Hendro Pandapotan Sitorus, S.Pd
Editor. : Hendro Pandapotan Sitorus, S.Pd

Proses pelaksanaan program pangkas rambut bagi siswa laki-laki SMAN 5 Tambusai Utara yang melibatkan alumni sebagai bentuk pembinaan kerapian dan kedisiplinan di lingkungan sekolah.
TAMBUSAI UTARA — SMA Negeri 5 Tambusai Utara terus menunjukkan komitmen mulianya dalam membentuk karakter dan tingkat kedisiplinan para peserta didik. Sebagai bentuk inovasi dalam pembinaan tata tertib sekolah, SMAN 5 Tambusai Utara meluncurkan program pelayanan pangkas rambut langsung di area sekolah khusus bagi para siswa laki-laki. Menariknya, program unik dan edukatif ini diselenggarakan dengan merangkul serta mendatangkan langsung alumni SMAN 5 Tambusai Utara yang kini telah sukses menekuni profesi sebagai pemangkas rambut. (14/10/2026)
Langkah kreatif ini diambil pihak sekolah sebagai solusi konkret untuk menyikapi persoalan ketidakrapian gaya rambut siswa yang sering kali menjadi hambatan dalam penegakan disiplin harian. Melalui program ini, proses penertiban tidak lagi terasa menakutkan atau bersifat hukuman semata, melainkan dikemas secara persuasif dan humanis. Para siswa laki-laki yang rambutnya sudah melewati batas ketentuan standar sekolah mendapatkan kesempatan untuk merapikan penampilannya secara langsung tanpa harus menyita waktu kegiatan belajar mengajar di luar jam sekolah.
Suasana di lokasi kegiatan tampak hangat dan dipenuhi antusiasme tinggi dari para peserta didik. Dengan tertib dan penuh kesadaran, para siswa mengantre giliran untuk dipotong rambutnya sesuai peraturan sekolah. Selain menjadi sarana penertiban, kegiatan ini juga efektif membangun rasa kebersamaan serta menanamkan pentingnya menjaga kebersihan dan kesopanan dalam berpenampilan sebagai cerminan pribadi yang terdidik.
Kepala SMAN 5 Tambusai Utara, Ibu Rubiatun, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan ini. Beliau menegaskan bahwa kerapian penampilan merupakan fondasi awal dalam membentuk sikap disiplin dan tanggung jawab siswa, baik di dalam lingkungan sekolah maupun di kehidupan masyarakat.
"Program pangkas rambut di sekolah ini merupakan salah satu upaya pembentukan karakter peserta didik secara menyeluruh. Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa disiplin itu bukan sekadar mematuhi aturan tertulis, melainkan tentang bagaimana menghargai diri sendiri dan lingkungan melalui penampilan yang rapi, sopan, dan bersih. Dengan menghadirkan tukang pangkas langsung ke sekolah, kami memberikan kepraktisan dan kemudahan bagi orang tua serta siswa agar fokus belajar mereka tidak terganggu," ujar Ibu Rubiatun, S.Pd., M.Pd.
Lebih lanjut, Ibu Rubiatun berharap agar semangat kedisiplinan dan kesadaran menjaga kerapian ini dapat melekat menjadi budaya positif yang terus dipertahankan oleh seluruh warga SMAN 5 Tambusai Utara. Beliau meyakini bahwa dengan penampilan yang rapi, raut wajah yang bersih, dan percaya diri yang tinggi, para siswa akan lebih siap dan bersemangat dalam menyerap materi pembelajaran serta mengukir prestasi terbaik bagi sekolah.***